Kemarahan, setiap orang pasti merasakan marah. Marah biasa disebut emosi, sering kita dengar kata ini “lu emosi amat sih”. Padahal emosi itu menggambarkan kemarahan yang buruk. Jadi emosi ga sama dengan marah ya kawan.

Marah banyak sebabnya, bahkan kita kesenggol sedikit aja bisa marah. Saat Al Qur’an dihina, kita bisa marah. Banyak hal2 yg membuat kita marah. Marah itu makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT yang ada dalam diri Nabi Adam AS dan keturunannya.

Marah itu sebuah kelebihan manusia  dibandingkan iblis ataupun malaikat. Jadi bersyukurlah kawan mempunyai marah. Namun apa yang kita lakukan agar bisa bersyukur? Ya gunain marah sebagai mana jalannya sesuai yang dikehendaki Allah SWT.

Kalau saya bersyukur seperti ini kawan. Ilustrasi nya kek gini, malam ini kontrakan yang saya tempati, pemiliknya secara sepihak memutuskan kontrak. Jadi akhir bulan ini, kontrakan ini sudah ada yang ingin nempatin. Sentak saya kaget dan marah, saya coba bujuk untuk bisa ditambahkan satu bulan aja, negosiasi ceritanya. Hehe… Tapi negosiasi gagal. Saya berpikir apa yang salah dari diri saya ya… Berpikir muter2… Tp ga sampe tujuh keliling ya kawan. Hehe bisa2 banyak burung yg beterbangan. Hehe

Saya shalat terlebih dahulu, minta pada Nya agar diberikan kekuatan menghadapi persoalan hidup. Saya coba berpikir positif. Alhamdulillah sebelum istirahat, saya mendapatkan ketenangan tanpa harus fokus pada masalahnya tapi fokus pada solusinya. Solusi bisa didapat dari pikiran yang tenang. Saya lebih memilih marah dalam diam. 

Semoga kisah tentang marah ini bisa membantu & bermanfaat untuk kawan nitizen 🙂 

Advertisements